Angka 7 sering kali dianggap memiliki keajaiban khusus berkaitan dengan unsur-unsur kehidupan alam dan manusia, termasuk keajaiban untuk anak. Surat pertama dalam Al-Qur’an juga terdiri dari 7 ayat, langit yang menaungi kita terdiri dari 7 lapis, selama 1 minggu kita menelusuri kehidupan dalam 7 hari. Kita juga sering mendengar istilah 7 keajaiban dunia, 7 turunan, kembang 7 rupa hingga pusing 7 keliling. Apa sebenarnya arti angka 7 dalam kehidupan kita? Dalam tulisan ini, saya tidak akan membahas arti dan keajaiban angka 7 secara rinci dan menyeluruh, tetapi akan sedikit berbagi mengenai arti angka 7 berkaitan dengan keajaiban tumbuhkembangnya anak, serta pola asuh dan pendidikan yang diterapkan orang tua. Hal ini dapat kita jadikan dasar pemahaman mengenai siklus kompetensi dan pertumbuhan anak.
Menurut Bobbi De Porter, penulis Quantum Learning yang juga President Learning Forum Supercamp Oceanside California USA, pendidikan seorang manusia harus didesain dengan rumus ajaib 7 x 3, yaitu:
- 7 tahun pertama, biarkan anak bebas bermain dan tidak boleh ada hukuman.
- 7 tahun kedua, kenalkan anak mengenai baik dan buruk, serta hukumlah anak apabila melakukan hal-hal yang buruk.
- 7 tahun ketiga, berikan anak alternatif-alternatif dan biarkan mereka memilih.
